Masign Asuka: motivasi islam
Tampilkan postingan dengan label motivasi islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2020

Prespektif Islam tentang Virus Corona Covid -19 dan penangulanganya

Prespektif Islam tentang Virus Corona Covid -19 dan penangulanganya.
Covid 19, apakah salah satu pertanda zaman akhir?
mungkin pertanyaan tersebut ada dalam benak kita, jawabanya bisa iya ,namun Wallahu 'alam ,hanya Allah yang tahu segalanya.
Mewabahnya Virus corona telah menyebabkan kecemasan yang luar biasa ,ketakutan ada dimana- mana.
Bagaimana seharusnya kita menyikapinya sebagai seorang muslim?
Berikut Ulasan tentang Prespektif Islam tentang Virus Corona Covid -19 dan penangulanganya.

Wabah atau terjangkitnya suatu daerah oleh penyakit, seperti Covid-19 Corona Virus ini masuk dalam kategori al-Wabaa' / Wabah, persebaran virus ini begitu cepat meluas serta dalam penularannyapun begitu mudah.
Terciptanya Wabah penyakit seprti virus corona ini, tidak lepas dari perbuatan Manusia sebagai khalifah di Bumi, Manusia sebagai khalifah dibumi memiliki tugas mulia dan misi besar untuk di jalankan di muka bumi, agar selalu tunduk ,sebagai makhluk Allah. sebagaimana dikemukakan dengan jelas di dalam ayat Al-Qur’an, QS. Az-Zariyat (51) ayat 56:

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ ﻭَﺍﻟْﺎِﻧْﺲَ ﺍِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭْﻥِ

Artinya :
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”.
Dengan Munculnya wabah didunia antara lain disebabkan karena banyaknya kemaksiatan dan kemungkaran yang dilakukan oleh manusia ,seolah tidak lagi ada batasan yang dianjurkan Agama sehingga melakukanya dengan terang - terangan.
Hal Ini berdasarkan sabda Nabi saw :

لَمْ تَظْهَرِ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا

Artinya :
“Tidaklah fahisyah (perbuatan keji) tersebar pada suatu kaum kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan, kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka wabah penyakit tha’un dan berbagai penyakit yang belum pernah terjadi pada kaum sebelum mereka.” (HR. Ibnu Majah)
Agama Islam Mengajarkan kita dalam menyikapi atau menghadapi Wabah seperti Virus Corona ini dengan menggunakan prespektif Islam itu sendiri, yaitu dari segi Aqidah, dan Fiqih.
Dari prespekrif Aqidah Islam :
Bahwa setiap Muslim Wajib mempercayai jika segala sesuatu Di muka Bumi Ini adalah atas kehendak Allah SWT, hanya dengan seizin Allah sesuatu apapun dapat menimbulkan dampak pada kehidupan didunia hingga akhirat.
maka bukan hanya potensi kerugian yang datang melainkan potensi kematian, bagi diri sendiri atau orang lain. Karena itulah maka seharusnya kewaspadaan perlu diutamakan.
Dari segi aqidah, memang tak ada yang dapat menyebabkan orang menjadi sakit kecuali Allah. Dari sudut pandang aqidah inilah Rasulullah bersabda:

ﺃَﻥَّ ﺃَﺑَﺎ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﺎ ﻋَﺪْﻭَﻯ ﻭَﻟَﺎ ﺻَﻔَﺮَ ﻭَﻟَﺎ ﻫَﺎﻣَﺔَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺃَﻋْﺮَﺍﺑِﻲٌّ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﻤَﺎ ﺑَﺎﻝُ ﺇِﺑِﻠِﻲ ﺗَﻜُﻮﻥُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﻣْﻞِ ﻛَﺄَﻧَّﻬَﺎ ﺍﻟﻈِّﺒَﺎﺀُ ﻓَﻴَﺄْﺗِﻲ ﺍﻟْﺒَﻌِﻴﺮُ ﺍﻟْﺄَﺟْﺮَﺏُ ﻓَﻴَﺪْﺧُﻞُ ﺑَﻴْﻨَﻬَﺎ ﻓَﻴُﺠْﺮِﺑُﻬَﺎ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻓَﻤَﻦْ ﺃَﻋْﺪَﻯ ﺍﻟْﺄَﻭَّﻝَ

Artinya :
"Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak ada 'adwa (meyakini bahwa penyakit tersebar dengan sendirinya, bukan karena takdir Allah), dan tidak ada shafar
(menjadikan bulan Shafar sebagai bulan haram atau keramat) dan tidak pula hammah
(reingkarnasi atau ruh seseorang yang sudah meninggal menitis pada hewan).' Lalu seorang Arab Badui berkata; "Wahai Rasulullah, lalu bagaimana dengan unta yang ada di pasir, seakan-akan (bersih) bagaikan gerombolan kijang kemudian datang padanya unta berkudis dan bercampur baur dengannya sehingga ia menularinya?" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Siapakah yang menulari yang pertama'." (HR. al-Bukhari).
Secara aqidah, memang harus diyakini bahwa hanya Allah yang menentukan sakit tidaknya seseorang, seperti di hadits di atas. Pengamalan hadits itu adalah jangan sampai diyakini ada suatu penyakit atau wabah yang muncul di luar kehendak dan pengawasan Allah.
kita sebagai Muslim hanya berkewajiban untuk berusaha kemudian berserah diri terhadap semua ketentuan Allah Swt.
Dalam Hal ini tentu yang berhubungan dengan Wabah yang sedang menimpa Dunia yaitu Virus Corona covid 19, setelah dengan berbagai ikhtiar kita lakukan guna pencegahan virus cirona, hal selanjutnya adalah dengan berpasrah, berserah diri kpada Allah Swt. Karena semua Wabah atau penyakit dari Allah dan hanya Allah yang Maha Mampu untuk mengangkatnya.

Jika dilihat dari prespektif Fiqih, maka salah satu prinsip dasar dalam syariat adalah Menjaga Jiwa(Hifdzu nafs) Secara garis besar Hukum fikih adalah dorongan untuk menjaga keselamatan jiwa manusia dan melarang segala yang mengancamnya.
secara syariat kita untuk waspada dan berhati-hati dari Wabah dan sejenisnya. Rosul saw bersabda dalam hadits yg Shahih :

فر من المجذوم فرارك من الأسد

" Larikah kamu dari orang yang sakit kusta sebagaimana kau lari dari kejaran Harimau "
Nabi saw memerintahkan kita untuk sebisa mungkin menghindari wabah yang menular.
Fiqih syariat terhadap keselamatan Jiwa, Sebagai Contoh; seseorang yang memiliki luka, jika Air bisa membahayakan lukanya maka boleh bertayamum, seseorang yang sakit dibolehkan utk meninggalkan puasanya dan membayar dengan Qadha setelah sembuh, seseorang yang Khawatir akan keselamatan dirinya ( dari wabah atau lainnya ) dengan kekhawatiran yang berdasarkan keselamatan jiwa maka hukum syariat fikih menanamkan hukum qadha ( pengganti)
Sebuah penyakit Atau wabah Akan menjadi sebuah rahmat yang bisa menghapus dosa dan meninggikan drajat seseorang Muslim yang taat.
Sebaliknya, suatu Wabah saat menimpa ahli maksiat atau orang kafir maka penyakit tersebut adalah siksaan.
Nabi saw menjelaskan dalam sebuah Hadits," bahwa muslim yang wafat disebabkan karena Wabah, maka ia wafat sebagai Syahid"
Seorang Muslim yang Taat akan berserah diri kepada Allah, kembali kepada Allah, taubat,  menangis di dalam sujud, mengemis dengan doa -doanya agar selalu diberikan perlindungan dariNya.
baca juga :Hukum dan tata cara shalat jumat
Covid-19 adalah Virus yang sangat berbahaya, dan juga menakutkan, tidak ada yang kebal dari virus Covid-19.
Hanya saja dampak dari virus ini terhadap kesehatan bersifat variatif, sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Virus ini berpotensi menular lebih besar pada Orang tua yang memiliki kekebalan tubuh rendah, bahkan bisa berdampak serius pada orang yang punya riwayat sakit gula dan ginjal jika terserang Covid-19.
Baca selengkapnya gejala terpapar virus corona dan langkah awal penaggulanganya
Covid-19 adalah virus yang tak terlihat, bahkan orang yg sudah terjangkitpun tidak langsung nampak gejalanya sehingga bisa menularkan  kemana-mana tanpa mengetahui dirinya sakit.
Orang yang terkena Virus ini hanya bisa terdeteksi 14 hari setelahnya, namun kita bisa mengenalinya lewat gejala gejalanya.
Dari Hal itu ,proses Pencegahan atau mitigasi, perlu dan harus melibatkan Semua lapisan Masyarakat.
Dengan selalu berprilaku Hidup sehat, meningkatkan sistem Imun tubuh dengan asupan yang bergizi, social distancing juga diperlukan untk menjaga diri dan pencegahan penyebaran.
untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang sudah pada tahap sangat mengkhawatirkan ini.
Konsentrasi atau kerumunan massa harus dihindari sebisa mungkin, karena setiap konsentrasi massa meningkatkan potensi penularan tanpa disadari.

Lockdown.
Bahkan jika situasi mendesak,Lockdown bisa menjadi opsi yang dijalankan guna menghentikan penyebaran virus covid 19, tentunya dengan segala pertimbangan dan persiapan.
Nabi saw bersabda :


إذا سمعتم بالطاعون بأرض فلا تقدموا عليه وإذا وقع بأرض وأنتم بها فلا تخرجوا فرارا منه

Artinya: ”bila kalian mendengar penyakit (menular) Tha’un di sebuah tempat, maka janganlah mendatangi tempat itu. Dan jika penyakit itu terjadi di tempat sementara kalian berada di dalamnya (tempat penyakit itu) maka janganlah kalian lari (keluar)darinya.”


ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ " ﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮﻥُ ﺷَﻬَﺎﺩَﺓٌ ﻟِﻜُﻞِّ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ "

Artinya: "Rasulullah SAW mengatakan, kematian akibat wabah adalah syahid bagi tiap muslim." (HR Bukhari)

Yang demikian tadi bukanlah bentuk ketakutan atau kepasrahan semata, bukan pula bentuk kurangnya tawakkal atau  lemahnya Iman, namun lebih tepatnya menjalankan syariat, sebab hukum syariat juga mengajarkan jika syariat berkaitan dengan hukum sebab - akibat atau dengan kata lain adalah bentuk Ikhtiar disertai degan kepasrahan kepada Allah SWT.

Dan Dalam prespektif Adab menuntut kita agar tidak panik berlebihan, hindarilah sifat tamak dengan menimbun kebutuhan,atau memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan materi pribadi dari bencana yang menimpa, justru kita harus saling membantu mereka yang sedang dalam kesulitan dengan segala kemampuan, maka dari sini Adab seseorang bisa terlihat dari Akhlaqnya.
Dengan menyeimbangkan antara Ikhtiar, Tawakal dan akhlak ,ingsyaAllah segala sesuatu bisa kita lewati dengan aman dan mudah.
Demikian Sekilas prespektif Islam dalam hal menyikapi satu Wabah seperti yang terjadi sekarang ini Yaitu wabah Vurus Corona yang dikenal covid 19.
semoga menjadikan kemaslahatan bagi Umat islam di seluruh Dunia .
Sebagai pelengkap berikut kami hadirkan Aamalan Hizib penolak wabah :

ﺍَﻟﻠﻪُ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﺭَﺑُﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﻗَﺼَﺪْﻧَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﻭَﺟَﺪْﻧَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﻟِﻜُﻞٍ ﻛَﺎﻑٍ ﻛَﻔَﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﻟْﻜَﺎﻓِﻰ ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠﻪِ، ﺣَﺴْﺒُﻨَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻮَﻛِﻴْﻞُ ﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻤَﻮْﻟٰﻰ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟﻨَﺼِﻴْﺮُ

Artinya :
Allah Dzat yang Maha Mencukupkan, Tuhan kami yang Maha Mencukupkan, kami bermaksud kepada Dzat yang Maha Mencukupkan, kami dapati Dzat yang Maha Mencukupkan, kepada setiap sesuatu yang mencukupkan telah mencukupkan kepada kami Dzat yang Maha Mencukupkan dan Dia-lah sebaik-baik Dzat yang Maha Mencukupkan, segala puji bagi Allah, Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

 ﻣَﻮْﻟَﺎﻱَ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﺃَﺑَﺪًﺍ
 ﻋَﻠَﻰ ﺣَﺒِﻴْﺒِﻚَ ﺧَﻴْﺮِ ﺍﻟْﺨَﻠْﻖِ ﻛُﻠِّﻬِﻢِ
 ﻫُﻮَ ﺍﻟْﺤَﺒِﻴْﺐُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗُﺮْﺟَﻰ ﺷَﻔَﺎﻋَﺘُﻪُ
 ﻟِﻜُﻞِّ ﻫَﻮْﻝٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺄَﻫْﻮَﺍﻝِ ﻣُﻘْﺘَﺤَﻢِ ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ ﺑِﺎﻟْﻤُﺼْﻄَﻔَﻰ ﺑَﻠِّﻎْ ﻣَﻘَﺎﺻِﺪَنا
ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻣَﺎ ﻣَﻀَﻰ ﻳَﺎ ﻭَﺍﺳِﻊَ ﺍﻟْﻜَﺮَﻡِ

 “Maulaya shalli wa sallim da’iman abada . ‘ala habibika khairil khalqi kullihimi. Huwal habibul ladzi turja syafa’atuhu . likulli haulin minal ahwali muqtahami. Ya rabbi bil mushthafa balligh maqashidana  waghfir lana ma madla ya wasi’al karami.”

Artinya :
Wahai Tuanku, selalu curahkan rahmat dan salam selamanya Kepada kekasih-Mu, sebaik-baik makhluk semuanya. Beliau itu seorang kekasih yang diharapkan syafaatnya. Ketika terjadi segala ketakutan, yang orang-orang terjebak di dalamnya. Wahai Tuhan kami, dengan bertawasul kepada orang pilihan-Mu, sampaikan semua maksud kami . Dan ampuni semua dosa kami yang telah berlalu, wahai Zat Yang Maha Luas Kemurahan/kedermawanan-Nya.

Bacalah Hizib atau Doa diatas ,sebagai pelengkap ikhtiar kita dalam mencegah Virus Corona Covid 19.
Baca juga :Doa Agar terhindar Dari Virus Covid 19 dan wabah lainya
Wallahu 'Alam

Minggu, 23 Februari 2020

4 Hal sederhana yang tidak boleh hilang dari Hati dan Jiwa kita yang memliki Manfaat luar biasa

4 Hal sederhana yang tidak boleh hilang dari Hati dan Jiwa kita yang memliki Manfaat luar biasa.
Kajian Islami۔Secara Sepiritual Kehidupan kita dibaratkan organ organ tubuh yang terus bekerja selama nafas masih berhembus.
jantung yang terus berdetak, otak yang selalu brpikir ,paru-paru senantiasa memompa darah ,dan seluruh gerakan tubuh.
Ada Empat hal pekerjaan Hati yang tidak boleh lemah, apalagi hilang dalam hati dan jiwa kita.
Kita Hidup di dunia tentunya memiliki sebuah tujuan atau keinginan menjadi mulia dihadapan Allah dan Manusia.
Tujuan Mulia dalam hidup yang mampu mengantarkan kita kepada kemuliaan akhirat.
Ada Empat Hal yang begitu sederhana Namun Memiliki Manfaat luar biasa.
9 Manajemen Diri Seorang Muslim sejati
Perkara yang sederhana ini bisa terasa sangat berat  kala iman melemah, sangat berat rasanya untuk bisa menekuninya apalagi dengan istiqomah.
Empat perkara tersebut jika diamalkan sepenuh hati sungguh akan mendatangkan banyak manfaat dalam kehidupan seorang Muslim di dunia dan akhirat.
Mampu Mempertebal tingkat keimanan kita dan kepercayaan diri dalam menghadapi setiap problematika kehidupan.
Ada empat perkara yang tida boleh lemah apalagi hilang dalam kehidupan keseharian seorang Muslim.
4 Hal Amalan Hati tersebut adalah :

1. DOA
Doa adalah sebuah media komunikasi sekaligus merupakan permohonan seorang hamba kepada Allah Ta'ala. Rasulullah salallahu 'alaihi wasalam bersabda :
"Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah, selain daripada doa." ( HR. Ibnu Majah).
Sebaliknya, siapa yang tidak mau berdoa kepada Allah, sungguh Murka Allah nyata menghampiri kehidupan.
Nabi Muhamma SAW bersabda :
"Siapa saja yang tidak mau memohon (sesuatu) kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.” (HR Tirmidzi).
Mungkin ada daiantara salah satu dari Kita memiliki sebuah pertanyaan.
Apakah jaminan Doa kita dikabulkan Allah ?
Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman :

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ ﻋَﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻲ ﺳَﻴَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺩَﺍﺧِﺮِﻳﻦَ

"(Dan) Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu." (QS. Al Mukmin ).
Dalam Ayat lain juga di terangkan :

ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺳَﺄَﻟَﻚَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﻋَﻨِّﻲ ﻓَﺈِﻧِّﻲ ﻗَﺮِﻳﺐٌ ﺃُﺟِﻴﺐُ ﺩَﻋْﻮَﺓَ ﺍﻟﺪَّﺍﻉِ ﺇِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎﻥِ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﺠِﻴﺒُﻮﺍْ ﻟِﻲ ﻭَﻟْﻴُﺆْﻣِﻨُﻮﺍْ ﺑِﻲ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺷُﺪُﻭﻥَ

Artinya :
"(Dan) apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku."(QS: Al-Baqarah 186).
Akan tetapi pada kenyataanya ,banyak diantara kita sering mengeluh tentang doa yang belum juga diijabah.
Hanya dengan cara meyakini bahwa
Sungguh Allah tidak akan menolak doa doa kita.
Belajar dari kisah kisah nabi ,seperti kisah Nabi Ayyub tak berhenti berdoa, Nabi Zakaria, dan Nabi Ibrahim. Para Nabi itu diuji sangat berat, namun mereka tetap istiqomah berdoa kepada Allah Ta'ala semata.
Kisah Nabi yang tetap istiqomah dalam berdoa bisa kita ambil pelajaran bahwa sebuah doa termasuk dalam holongam Ibadah yang dari Ibadah Doa tersebt pastilah Allah SWT akan memberi pahala yang setimpal.
Salah satu cara agar doa kita diterima oleh Allah Ta'ala , ialah dengan kembali melihat setiap hal yang ada dalam diri kita, sedari urusan makanan yang kita konsumsi sehari hari apakah benar-benar bersih dari unsur-unsur keharaman.
sebab salah satu dari tidak dikabulkanya doa adalah makanan haram.
Kemudian sejauh mana kita bisa mengndalikan sahwat atau keinginan ,kebanyakan doa yang di langitan hanya berdasar dari keinginan syahwat belaka, seprti saat kita dalam keadaan kesusahan finansial yang kita pinta dari doa tersebut pastilah hanya soal rezeki, padahal arti dari rezeki bukan hanya sekedar materi yang bersifat tuntutan keinginan duniawi.
2. SABAR
Hal kedua Adalah kesabaran, kata sabar sangat umum disampaikan, namun tidak sedikit orang yang salah dalam memgartikan sabar hingga sulit untuk mengaplikasikan dalam lehidupan sehari -hari.
Sabar dalam perepsi Islam adalah debuah kesungguhan jiwa dalam menekuni kebaikan dan kebenaran, meskipun kesengsaraan yang akan didapat.
Perintah Allah dalam Al-Quran :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya :
Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.(QS:Al-Baqarah 153).
Ayat Diatas adalah perintah Allah Agar selalu bersabaru dan buah dari kesabaran pasti adalah sebuah  kenikmatan yang Allah berikan.
jadi sabar adalah upaya kuat dalam menahan diri dari melakukan hal-hal yang mengedepankan hawa nafsu . Seorang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan sesuatu maka dia sudah tidak sabar dalam menjaga imannya.
Itu adalah sebuah awal ketidakbaikan dunia maupun akhirat.
Maka Sabar dalam menghadapi segala situasi dan posisi apapun kita saat ini, adalah pilihan yang harus tetap ada dalam hati kita.
Karena kesabaran adalah sebagian dari nilai keimanan kita ,dan tidak ada sesuatu yang lebih baik untuk mengatasi segala problematika hidup kecuali dengn kesabaran.
3. IMAN
Iman secara bahasa berarti tashiq (membenarkan) atau bisa juga secara bahasa adalah, pembenaran hati yang melahirkan sikap Terima dan tunduk. Sedangkan secara istilah syar'i "keyakinan dalam hati, perkataan, amalan dengan anggota badan, bertambahnya amalan ketaatan dan berkurangnya maksiat".
Iman adalah bagian terpenting dalam kehidupan kita.
Iman meiliki fungsi agar dapat menambah keyakinan kita kepada Allah SWT ,yaitu menyakini keagungan dan kebesaran Allah SWT ,Yang telah menciptakan dunia seisinya serta mensyukuri nikmatnya.
Iman memberi acuan dalam kehidupan sehari-hari supaya taat menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi semua larangan nya sehingga hati dan jiwa kita selalu ingat kepada Allah SWT.
Salah Satu manfaat dari beriman adalah:
"Kita tidak akan berbuat semaunya,karena merasa selalu diawasi oleh Allah.Selalu berusaha menjadi lebih baik dalam melakukan segala sesuatu.
Dan tentunya dengan Iman kita bisa menjalankan hidup tanpa merasa was was akan segala apa yang akan terberi.

4. TAWAQAL
Tawaqaltu 'alallah..
Berserah diri ,menerima segala apa yang menjadi pemberian Allah.
Sebgai manusi tentunya kita sering merencanakan sesuatu, namun semua yang direncanakan terkadang tidak akan sesuai 100%.
Ada Rencana yang tidak terealisasi bahkan ada yang sangat mengecewakan hati.
Pada posisi yang demikian tadi, sebagi seorang Muslim tentu kita tidak perlu merasa depresi atau frustasi.
Pasrahkan semua kepada Allah yang Maha Mengatur .
Tawakkal berarti menyerahkan setiap urusan yang kita jalani, meski itu telah kita upayakan dengan segenap daya ikhtiar dan doa.
Tawaqal adalah salah satu perintah Allah Swt, Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman :

ﻗَﺎﻟُﻮﺍْ ﻳَﺎ ﻣُﻮﺳَﻰ ﺇِﻧَّﺎ ﻟَﻦ ﻧَّﺪْﺧُﻠَﻬَﺎ ﺃَﺑَﺪﺍً ﻣَّﺎ ﺩَﺍﻣُﻮﺍْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻓَﺎﺫْﻫَﺐْ ﺃَﻧﺖَ ﻭَﺭَﺑُّﻚَ ﻓَﻘَﺎﺗِﻼ ﺇِﻧَّﺎ ﻫَﺎﻫُﻨَﺎ ﻗَﺎﻋِﺪُﻭﻥَ

Artinya :
Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (QS: Al-Maidah : 24).
Seyoganya kita sebagai Muslim harus bisa memelihara ke Empat perkara diatas agar tidak hilang dari Hati kita.
Terusalah mengisi Hari - hari dengan Selalu menjaga Iman ,berdoa ,sabar dan tawaqal.
Fa insya Allah ,segala bentuk kebaikan, akan mendekat untuk mengantar kita menuju jalan kebahagiaan fi dini wa dunya hatal akhirah.
Baca Juga :3 Ilmu yang wajib dipelajari seorang muslim
Wallahu a'lam bimurodih

Selasa, 04 Februari 2020

Memahami istilah Tulang Rusuk dan jodoh adalah cerminan diri.

Memahami istilah Tulang Rusuk dan jodoh adalah cerminan diri.
Jodoh adalah salah satu Rahasia Allah Siapapun tidak akan pernah tahu siapa ,dimana dan kapan akan dipertemukan.
Ada yang bilang ,jika jodoh kita adalah cerminan dari diri kita masing masing.
Jodoh juga sering di istilahkan dengan Tulang rusuk, bagi perempuan akan bertanya siapa pemilik tulang rusuku,bagi laki laki akan bertanya dimana tulang rusuku.
Sebenarnya Apa yang dimaksud dengan Istilah "Tulang Rusuk"
Oleh sebagian ulama istilah wanita tercipta dari tulang rusuk laki laki digolongkan perkara ahwalul ghaib yang termasuk dalam ikhwal keimanan, termasuk meyakini asal usul perempuan dari tulang rusuk.
Riwayat seputar perempuan diciptakan dari tulang rusuk  bervariasi.
Ada yang menyebutkan ﺧﻠﻘﺖ ﻣﻦ ﺿﻠﻊ yang berarti tercipta dari tulang rusuk( bermakna lugas), ada riwayat lain menyebutkan ﺇﻥّ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻛﺎﻟﻀﻠﻊ yang artinya perempuan itu bagai tulang rusuk (yang menunjukkan kiasan).
 Dalam sebuah Hadits diriwayatkan;

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ، ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ : “ ﺍﻟﻤَﺮْﺃَﺓُ ﻛَﺎﻟﻀِّﻠَﻊِ، ﺇِﻥْ ﺃَﻗَﻤْﺘَﻬَﺎ ﻛَﺴَﺮْﺗَﻬَﺎ، ﻭَﺇِﻥِ ﺍﺳْﺘَﻤْﺘَﻌْﺖَ ﺑِﻬَﺎ ﺍﺳْﺘَﻤْﺘَﻌْﺖَ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﻓِﻴﻬَﺎ ﻋِﻮَﺝٌ ”

Artinya:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasul bersabda "Wanita itu bagaikan tulang rusuk, bila kamu memaksa untuk meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya, dan jika kamu bersikap baik, maka kamu dapat berdekatan dengannya, meski padanya terdapat kebengkokan (ketidaksempurnaan).(HR. Bukhari)
Makna kiasan pada hadits diatas menjelaskan hadits tersebut, sehingga dapat dipahami
jika perempuan diciptakan dari sifat-sifat seperti tulang rusuk yang bengkok, dan tidak bisa diluruskan apalagi secara paksa.
Jodoh adalah cerminan diri kita.
Jodoh memang rahasia Tuhan, tapi proses untuk mendapatkannya dibutuhkan ikhtiar dari diri kita sendiri.
Dan terkadang dalam proses Menemukan jodoh kita dihadapkan dalam sebuah plihan yang sulit.
Baca:Shalat Istiharah Cara untuk menentukn pilihan.
Jika ingin mendapat jodoh yang baik, maka jadilah pribadi yang baik dengan terus berusaha memperbaiki diri, karena kualitas pribadi akan menentukan pasangan(Jodoh) yang akan mendampingi Anda.
Terdapat beberapa hadits yang menjelaskan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓََ ﺧُﻠِﻘَﺖْ ﻣِﻦْ ﺿِﻠَﻊٍ , ﻟَﻦْ ﺗَﺴْﺘَﻘِﻴْﻢَ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻃَﺮِﻳْﻘَﺔٍ , ﻓَﺈِﻥِ ﺍﺳْﺘَﻤْﺘَﻌْﺖَ ﺑِﻬَﺎ ﺍِﺳْﺘَﻤْﺘَﻌْﺖَ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﻓِﻴْﻬَﺎ ﻋِﻮَﺝٌ , ﻭَﺇِﻥْ ﺫَﻫَﺒْﺖَ ﺗُﻘِﻴْﻤُﻬَﺎ ﻛَﺴَﺮْﺗَﻬَﺎ ﻭَﻛَﺴْﺮُﻫَﺎ ﻃَﻼَﻗُﻬَﺎ

Artinya:
Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan.
Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya.
Dan pecahnya adalah talaknya. (HR. Muslim)
Nabi bersabda:

ﺍﺳْﺘَﻮْﺻُﻮْﺍ ﺑِﺎﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ ﺧَﻴْﺮًﺍ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃََﺓَ ﺧُﻠِﻘَﺖْ ﻣِﻦْ ﺿِﻠَﻊٍ … - ﻭَﻓِﻲ ﺭِﻭَﺍﻳَﺔٍ - ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓُ ﻛَﺎﻟﻀِّﻠَﻊِ

Artinya:
Berwasiatlah kalian dengan kebaikan kepada para wanita (para istri), karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Dalam satu riwayat: "Wanita itu seperti tulang rusuk."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam beberapa ayat Al-Quran ada beberapa ayat yang mengisyaratkan bahwa Hawa tercipta dari Nabi Adam ‘alaihissalam .

Allah SWT berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍْ ﺭَﺑَّﻜُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﻧَّﻔْﺲٍ ﻭَﺍﺣِﺪَﺓٍ ﻭَﺧَﻠَﻖَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻭَﺑَﺚَّ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﺭِﺟَﺎﻻً ﻛَﺜِﻴﺮﺍً ﻭَﻧِﺴَﺎﺀ ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍْ ﺍﻟﻠّﻪَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺗَﺴَﺎﺀﻟُﻮﻥَ ﺑِﻪِ ﻭَﺍﻷَﺭْﺣَﺎﻡَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺭَﻗِﻴﺒﺎً

Artinya:
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya ; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.(an-Nisaa:1)

ﻫُﻮَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﻧَّﻔْﺲٍ ﻭَﺍﺣِﺪَﺓٍ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻟِﻴَﺴْﻜُﻦَ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺗَﻐَﺸَّﺎﻫَﺎ ﺣَﻤَﻠَﺖْ ﺣَﻤْﻼً ﺧَﻔِﻴﻔﺎً ﻓَﻤَﺮَّﺕْ ﺑِﻪِ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺃَﺛْﻘَﻠَﺖ ﺩَّﻋَﻮَﺍ ﺍﻟﻠّﻪَ ﺭَﺑَّﻬُﻤَﺎ ﻟَﺌِﻦْ ﺁﺗَﻴْﺘَﻨَﺎ ﺻَﺎﻟِﺤﺎً ﻟَّﻨَﻜُﻮﻧَﻦَّ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﺎﻛِﺮِﻱ

Artinya:
Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur". (al-A’raf: 189)
Allah berfirman :

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ

Artinya:
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).(Qs. An-Nur: 2)
Kemudian ditegaskan lag pada Surat An Nur 26 :

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ..

Artinya:
Laki-laki yang tidak baik untuk wanita yang tidak baik sedang laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula(QS: An- Nur:26).

Namun Islam membolehkan seseorang memilih jodohnya berdasarkan kriteria sebagai berikut;
Rasulullah SAW Bersabda :
"Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung."

Namun Kebanyakan ,seorang laki-laki atau perempuan hanya memandang kedudukan, harta dan fisik, akan tetapi sejatinya yang paling penting adalah agamanya.
Karena pondasi utama untuk membangun sebuah rumah tangga adalah dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah.
Karena dengan menikah adalah sebuah upaya untuk menyempurnakan separuh agama.
Maka pilihlah seseorang berdasarkan agamanya.
Untuk seorang laki laki carilah seorang istri yang shalihah, karena sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.
Dan Menikah adalah satu - satunya ibadah Abadi jika bisa mempertahankan pernikahan higga akhir hayat.
Baca:Doa Agar dipertemukan dengan jodoh terbaik
Sungguh beruntung seorang suami yang mendapatkan perhiasan dunia tersebut, yaitu seorang istri yang shalihah jika dipandang mata menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan menjaga kehormatannya ketika suaminya tidak ada.

Dan seorang laki - laki yang tidak baikpun pasti menginginginkan perempuan yang baik.
Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang Allah beri rejeki wanita shalihah, maka sungguh Allah telah menolongnya menyempurnakan separuh agamanya, maka takutlah kepada Allah (dalam memenuhi) setengahnya lagi”.
Maka dari itu untuk seorang akhwat carilah seorang suami yang shalih, karena seorang laki-laki yang shalih, jika ia mencintaimu maka ia akan memuliakanmu dan jika ia tidak mencintaimu maka ia tidak akan menzhalimimu.
Walaupun seorang laki-laki ingin mencari wanita yang sempurna, dan wanita pun sama menginginkan laki-laki yang sempurna, akan tetapi Allah menciptakan keduanya untuk saling menyempurnakan satu sama lain.
Baca Juga :8 Manfaat Mencium kening Istri

Dijamin Bahagia jika Suami memiliki 10 sifat ini
Teruslah berupaya memperbaiki diri sendiri, agar Allah memperbaiki pasangan hidup kita.
Baca juga:7 Kunci Meraih Kebahagiaan Dunia Akherat Sayidina Ali bin Abutholib.
Jika kita sudah berusaha dan memantaskan diri untuk menjadi lebih baik, maka Allah akan memberikan yang terbaik.
Wallahu’alam.

Ad Placement

Yamaha

Resep Masakan Nusantara

Resep